Sosialisasi dan Workshop Sekolah Ramah Anak untuk mengimplementasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Yogyakarta – SMA N 5 Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Ramah Anak dengan tema “Budaya Aman dan Nyaman, Bebas Bullying serta Kekerasan” sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan peserta didik secara optimal. Kegiatan yang diikuti oleh guru, dan tenaga kependidikan ini menghadirkan Amila Rosada, M.Psi sebagai pemateri. Dalam paparannya, beliau menjelaskan pentingnya membangun budaya sekolah yang menghargai setiap individu, menjunjung nilai empati, serta menolak segala bentuk perundungan (bullying) dan kekerasan. Amila Rosada menegaskan bahwa bullying tidak hanya berupa tindakan fisik, tetapi juga dapat berbentuk verbal, sosial, maupun melalui media digital. Menurutnya, dampak bullying dapat memengaruhi kesehatan mental, kepercayaan diri, hingga prestasi belajar peserta didik apabila tidak ditangani dengan baik. “Setiap warga sekolah memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Sikap saling menghormati, peduli terhadap sesama, dan berani melaporkan tindakan yang tidak sesuai merupakan langkah nyata dalam mencegah bullying dan kekerasan,” jelasnya di hadapan para peserta. Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diajak untuk memahami hak-hak anak di lingkungan pendidikan, mengenali tanda-tanda terjadinya perundungan, serta mempelajari strategi membangun hubungan sosial yang sehat dan positif. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan pengalaman yang disampaikan oleh peserta didik. Kepala SMA N 5 Yogyakarta dalam sambutannya menyampaikan bahwa sekolah terus berupaya memperkuat implementasi Sekolah Ramah Anak melalui berbagai program edukasi dan pembinaan karakter. Menurutnya, terciptanya budaya aman dan nyaman merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah. “Sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar, bertumbuh, dan berprestasi. Tidak boleh ada ruang bagi bullying maupun segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah,” ujarnya. Melalui kegiatan sosialisasi ini, SMA N 5 Yogyakarta berharap seluruh peserta didik semakin memahami pentingnya menjaga sikap saling menghargai, memperkuat kepedulian sosial, serta menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying serta kekerasan. Kegiatan ditutup dengan ajakan kepada seluruh warga sekolah untuk bersama-sama membangun budaya positif yang mendukung terwujudnya sekolah ramah anak sebagai tempat belajar yang aman, sehat, dan menyenangkan bagi semua