Bantul — Kegiatan Mubaligh Hijrah yang dilaksanakan pada Jumat dan Sabtu, 13–14 Maret 2026, di Desa Gondosuli, Sriharjo, Imogiri, Bantul berlangsung dengan penuh khidmat, kebersamaan, dan semangat berbagi. Kegiatan ini diikuti oleh 13 siswa dari Organisasi Rohis Darussalam SMAN 5 Yogyakarta sebagai wujud pengabdian sekaligus pembelajaran dalam mengamalkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh perwakilan warga setempat sebagai wujud penerimaan hangat dari masyarakat. Selanjutnya, pelepasan dan penyerahan peserta Mubaligh Hijrah dilakukan oleh Ibu Kepala Sekolah, Siti Hajarwati, S.Pd., M.Pd.Si., yang berpesan agar para peserta dapat menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan serta memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan bakti sosial ke Panti Asuhan Abdul Amin Muhammadiyah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Para peserta tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga berbagi kebahagiaan melalui interaksi hangat bersama anak-anak panti.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembinaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) bagi anak-anak setempat. Dengan metode yang interaktif dan menyenangkan, para peserta berhasil membangun suasana belajar yang penuh semangat dan keceriaan.
Memasuki waktu berbuka, kebersamaan semakin terasa melalui agenda buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah. Momen ini menjadi sarana mempererat ukhuwah antara peserta mubaligh hijrah dan warga setempat.
Pada hari berikutnya, peserta melaksanakan tadabur alam di kawasan Srikeminut, Sriharjo, Imogiri, Bantul. Kegiatan ini menghadirkan ruang refleksi spiritual, mengajak peserta untuk merenungi kebesaran Allah SWT melalui keindahan alam yang terbentang.
Para peserta juga mengunjungi pelaku UMKM pembuatan kerupuk di wilayah setempat. Kunjungan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap usaha masyarakat lokal, serta memberikan wawasan baru bagi peserta mengenai kemandirian ekonomi warga.
Sebagai penutup, dilakukan pembagian zakat fitrah dan sembako secara langsung ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi kegiatan. Penyaluran ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh masyarakat dan menjadi wujud nyata dari nilai kepedulian sosial yang diusung dalam kegiatan mubaligh hijrah.